Notification

×

Iklan

SELAMAT DATANG DI MEDIA ONLINE GLOBAL TIMUR NEWS

Iklan

SELAMAT DATANG DI MEDIA ONLINE GLOBAL TIMUR NEWS

Kota Ambon Bersiap Menyambut Pemilu 2024 dengan Semangat Budaya dan Kekhasan Adat Orang Maluku

Sabtu, 10 Februari 2024 | 21:55 WIT Last Updated 2024-02-22T00:22:22Z


Ambon
- Global Timur News - Dalam rangka menjaga, dan menyelenggarakan pesta demokrasi yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, adil serta berkebudayaan, Majelis Latupati Kota Ambon bekerja sama dengan KPU dan Bawaslu kota Ambon mengadakan kegiatan sosialisasi dan dialog pemilu 2024. yang dilaksanakan di Lapangan Merdeka Ambon, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, pada Sabtu (10/2/24) pagi.

Pada kesempatan ini, Ketua Majelis Latupati Reza Valdo Maspaitella dalam sambutannya, menyampaikan bahwa pesta demokrasi ini bukan hanya sekadar mencoblos surat suara, tetapi juga sebagai ajang untuk menunjukkan keberagaman dan keunikan orang Maluku yang tinggal di Kota Ambon.



Oleh karena itu, Ia mengajak seluruh penyelenggara pemilu, pemerintah kota, kepala desa, dan lurah untuk menyelenggarakan pemilu ini dengan nuansa budaya.

"Kami ingin menjalankan pemilu yang tidak hanya luber dan jurdil, tetapi juga berdasarkan adat istiadat dan keberagaman iman kita sebagai warga yang beragam," ucapnya.


Dirinya juga menyampaikan pesan kepada seluruh peserta pemilu untuk menjalankan pemilu yang damai, jujur, dan berintegritas.


Ia juga menolak tindakan-tindakan yang tidak terpuji seperti penyebaran fitnah, ujaran kebencian, politik uang, dan sejenisnya.


Kami berharap agar kampanye yang dilakukan juga berkualitas dan menyehatkan demokrasi, dengan mengedepankan ide dan gagasan.


"Kita juga harus menghormati nilai-nilai persaudaraan dalam semangat basudara manusia," pungkasnya.


Senada dengan itu, Pj. Walikota Bodewin Wattimena mengingatkan, bahwa tinggal 4 hari lagi, masyarakat kota Ambon akan memasuki hari pemungutan suara pemilu 2024 untuk memilih presiden, wakil presiden, dan anggota legislatif baik DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi, maupun DPRD Kabupaten Kota.


Ia juga menilai bahwa Kota Ambon telah siap untuk melaksanakan pemilu 2024 pada tanggal 14 Februari mendatang.


Indikator kesiapan ini terlihat dari persiapan yang telah dilakukan oleh KPU Kota Ambon, Bawaslu, dan jajaran TNI-Polri.



Namun, Bodewin juga menekankan bahwa semua persiapan ini tidak akan cukup tanpa didukung oleh partisipasi aktif dari seluruh masyarakat. 

Oleh karena itu, sosialisasi pemilu dan dialog ini sangat penting untuk memastikan pemilu berlangsung secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, adil, dan berkebudayaan.


Kota Ambon, yang dikenal sebagai negeri raja-raja, memiliki keunikan dalam masyarakat hukum adat yang terus tumbuh dan berkembang.


"Pemerintah kota Ambon mengakui keberadaan negeri-negeri adat ini dan berkomitmen untuk terus mengembangkannya," kata Bodewin.


Dirinya juga menolak politik identitas dan politik uang, serta upaya perpecahan yang dilakukan oleh beberapa pihak dengan memanfaatkan masyarakat sebagai objek yang mudah dipengaruhi dan dipecah belah.


Ia juga mengatakan bahwa pemilu ini adalah pesta demokrasi, dan tidak boleh menjadi alasan untuk memecah belah masyarakat. 


Oleh karena itu, pemilu ini harus dilaksanakan dengan mengikutsertakan nilai-nilai adat-istiadat.


Bodewin berharap bahwa dialog ini tidak hanya mewujudkan pemilu yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil, tetapi juga pemilu yang berkebudayaan, yaitu pemilu yang menonjolkan ciri khas tatanan adat-istiadat budaya yang dimiliki oleh negeri-negeri di Kota Ambon, termasuk juga di desa-desa dan kelurahan.


Turut hadir pada acara itu, Penjabat walikota Ambon Bodewin Wattimena, Ketua Bawaslu Kota Ambon, Ketua KPU  Kota Ambon, Kapolresta Pulau Ambon dan P.P Lease, Forkompinda Kota Ambon, pimpinan OPD lingkup Pemerintah Kota Ambon, Ketua majelis latupati Kota Ambon, serta Raja/Kades Se-Kota Ambon. (DLN)

×
Berita Terbaru Update